Nil: Bukan Uji Coba Biasa!

Nil: Bukan Uji Coba Biasa!

frisya



JAKARTA - Tim nasional (timnas) Indonesia tidak mau
menganggap main-main uji coba kontra Timor Leste di Stadion Utama Gelora
Bung Karno (SUGBK), Jakarta, nanti sore. Nilmaizar menilai laga kontra
Timor Leste , bagai laga penting seperti di AFF Suzuki Cup 2012, 24
November - 22 Desember mendatang.

Persiapan yang sungguh-sungguh
dan menginstruksikan pemain untuk bermain sepenuh hati, adalah cara Nil
memandang partai persahabatan kontra Timor Leste. Mantan pelatih Semen
Padang (SP) tersebut, ingin laga kontra Timor Leste dinilai para
anak-anak asuhnya seperti berhadapan dengan Malaysia, Laos, dan
Singapura diketatnya Grup B.

Mensimulasikan laga uji coba kontra
Timor Leste, seperti partai penting jadi hal yang diinginkan Nil. Untuk
bisa memaksimalkan laga uji coba di detik-detik akhir dimulainya
pertarungan di Malaysia, pelatih berusia 42 tahun ini pun meminta
seluruh pemainnya untuk bermain maksimal dan tidak boleh sedikitpun
menganggap remeh lawan.

"Yang harus kami sampaikan kepada pemain
adalah, tidak boleh ada semacam menganggap remeh lawan atau menganggap
enteng lawan. Karena yang seharusnya dan wajib kami lakukan adalah,
mengeluarkan permainan yang sunggug-sungguh saat bertemu Timor Leste,
besok (hari ini)," ungkap Nil, usai memimpin latihan rutin timnas di
SUGBK, Jakarta, kemarin.

"Pertandingan uji coba kontra Timor
Leste akan kami lakukan untuk mensimulasikan bagaimana cara bermain kami
di AFF nanti. Kami ingin pertandingan uji coba dengan Timor Leste,
diibaratkan seperti kami berhadapan dengan Laos, Malaysia, dan juga
Singapura," sambung Nil.

Walau berharap para pemainnya bisa
maksimal dalam pertandingan kontra Timor Leste, Nil cenderung enggan
menjelaskan seperti apa strategi yang akan diturunkannya nanti. Pemain
yang sempat menjalani kursus kepelatihan di Jerman tersebut hanya
menyatakan, jika dirinya akan memainkan pemain-pemain yang siap saja.

Dan
demi mendapatkan gambaran secara maksimal jelang laga persahabatan
dengan Timor Leste, Nil ingin apa yang dipersiapkan para pemainnya
benar-benar menggambarkan apa yang mereka lakukan selama di Malaysia
nanti. Pola makan, tidur, semuanya disesuaikan dengan apa yang
rencananya dilakukan di Negeri Jiran.

"Kalau starting eleven
dalam laga uji coba nanti, itu nanti saja sebelum pertandingan. Tapi
untuk soal persiapan, mulai hari ini sudah mulai kami rancang dengan
baik. Waktu makan malam, jam tidur, semuanya disesuaikan dengan apa yang
akan kami lakukan di Malaysia nanti," papar Nil.

Meski enggan
berbicara soal strategi, kemungkinan akan diturunkannya tiga pemain
naturalisasi dan satu pemain yang berkompetisi di luar Indonesia cukup
besar. Jhony Van Beukering, Tonie Cussel, Raphael Maitimo, dan Arthur
Irawan, jika kondisinya memungkinkan bisa menjalankan debutnya bersama
timnas Garuda pada laga uji coba kontra Timor Leste.

Ya,
pertandingan kontra Timor Leste memang semacam debut bagi keempatnya
yang baru kali ini dipanggil dalam pelatihan nasional (pelatnas) timnas
Indonesia. Jika memang tidak memiliki kesempatan ikut bermain saat
berjumpa Timor Leste, Nil pun masih memiliki satu laga uji coba kontra
tim kedua Kamerun, yang rencananya akan digelar, Jum'at (16/11).

"Gambarannya
nanti kita lihat bersama-sama saja di dalam lapangan. Tapi Insyaallah
akan kami turunkan. Tapi sebenarnya tidak perlu khawatir, karena kami
juga masih memiliki partai uji coba kedua kontra Kamerun. Pokoknya kami
akan menurunkan pemain-pemain yang memiliki potensi menurut kaca mata
pelatih," tandas Nil.

Timor Leste pun tidak ingin pulang dengan
tangan kosong, dalam uji coba menghadapi timnas Garuda. Walau banyak
memberikan pujian kepada Taufiq dkk, kapten Timor Leste, Jesse Pinto,
mengaku, ingin menambah pengalaman berharga saat beruji coba dengan
timnas Garuda.

"Kami ingin menang dan kami cukup percaya diri
untuk pertandingan besok. Karena pertandingan nanti sangat bagus dalam
memberikan pengalaman bagi tim ini ke depan. Tapi kami pun paham hal itu
tidak akan mudah, karena pemain Indonesia mempunyai kecepatan. Memiliki
penyerang yang cukup bagus. Saya rasa tim ini sangat kuat, apalagi
bermain di kandang mereka," papar Jesse Pinto.

Perakiraan Pemain:

Indonesia (4-4-2):

Endra Prasetya; Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdham, Arthur Irawan, Novan
Setya; Taufiq, Elie Aiboy, Oktovianus 'Okto' Maniani, Vendry Mofu;
Bambang 'Bepe' Pamungkas, Irfan Bachdim
Pelatih: Nilmaizar

Timor Leste (4-4-2): Emerson; Raul, Diogo, Rocha, Jeca Sarmento; Eusebio de Almeida, Jesse Pinto, Helber, Boavida Olegario; Murilo, Chiquito
Pelatih: Emerson Alcântara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar